Memprihatinkan, sebanyak 1000 orang tewas di India akibat
gelombang panas yang menerjang hampir di seluruh kawasan di negara tersebut. Diduga
korban tewas akibat dehidrasi hebat saat menghadapi suhu udara yang mencapai 50
derajat celcius.
Gelombang panas
melanda kawasan India selatan sejak pertengahan April. Namun, hampir semua
kematian terjadi pada satu pekan terakhir. Sebagian besar korban berasal dari
negara-negara bagian di India selatan, seperti Andhra Pradesh dan Telangana.
"Pemerintah negara bagian
mengeluarkan imbauan melalui televisi dan media lain, meminta anggota
masyarakat untuk tidak keluar rumah tanpa penutup kepala. Masyarakat juga
diminta untuk selalu membawa air minum," kata P Tulsi Rani, pejabat yang membidangi
mitigasi bencana, seperti dikutip kantor berita AFP.
Untuk menghadapi kejadian luar biasa
ini dan untuk meminimalisir korban tambahan. Pemerintah mencanangkan agar warga
mengenakan tutup kepala saat keluar rumah, dan juga menyediakan persediaan air
yang cukup.
Menurut perkiraan cuaca, suhu udara
yang tinggi diperkirakan akan berlanjut hingga akhir bulan ini. (Rep: Ramdan
kutipan Kompas.com)
ADS HERE !!!